YOGYAKARTA — Semangat merawat ukhuwah dan kepedulian sosial terus dikobarkan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah tingkat daerah. Melalui inisiatif pergerakan bertajuk “Geruduk Cabang” atau Gerakan untuk Dukungan Cabang, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Yogyakarta kembali turun menyapa dan menguatkan para kader di akar rumput.
Memasuki edisi ke-4, program kolaborasi turun ke bawah ini berlangsung padat dan penuh antusiasme. Aksi “Geruduk Cabang ke-4” ini menyasar dua titik strategis dalam satu hari. Pada pagi harinya, rombongan pengurus daerah menggeruduk markas AMM Kotagede. Tak berhenti di situ, estafet silaturahmi pergerakan ini terus berlanjut pada siang harinya dengan mengunjungi basis kader di cabang Gondomanan.
Kunjungan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa atau sekadar agenda formalitas. Dalam aksi Geruduk Cabang ke-4 ini, inisiasi gabungan KOKAM, PDPM, dan PDNA Kota Yogyakarta turut membawa “buah tangan” yang membawa manfaat langsung, berkat dukungan dan sinergi kuat dengan lembaga amil zakat persyarikatan.
Bekerja sama dengan Lazismu Kota Yogyakarta, rombongan menyalurkan bingkisan paket sembako beserta uang santunan. Bantuan kemanusiaan dari Lazismu Kota Yogyakarta ini didistribusikan secara khusus dan tepat sasaran kepada anggota kader Pemuda Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta.
Menegaskan pentingnya agenda kolaboratif ini, Ketua PDPM Kota Yogyakarta, Muhammad Tegar dalam sambutannya menyampaikan pesan pembakar semangat bagi seluruh kader yang hadir.
“Geruduk Cabang ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Pimpinan Daerah di tengah-tengah kader akar rumput. Kami ingin memastikan teman-teman di Kotagede, Gondomanan, dan seluruh cabang tidak pernah merasa berjuang sendirian. Sinergi yang erat antara KOKAM, PDNA, serta dukungan nyata dari Lazismu Kota Yogyakarta hari ini adalah bukti bahwa kita merupakan satu keluarga besar persyarikatan yang saling menopang, menjaga, dan menguatkan dalam dakwah,” tegas Ketua PDPM Kota Yogyakarta.
Langkah ini menjadi bukti nyata kokohnya ekosistem persyarikatan di Kota Pelajar. Kolaborasi empat pilar ini menjalankan peran strategisnya masing-masing: Lazismu Kota Yogyakarta hadir sebagai tulang punggung filantropi yang menghimpun dan menyediakan dana kebaikan, sementara KOKAM, PDPM, dan PDNA menjadi motor penggerak militan di lapangan yang memastikan bantuan tersebut sampai langsung ke tangan kader di tingkat cabang.
Program “Geruduk Cabang” ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan kebutuhan para kader melalui paket sembako dan uang santunan, tetapi juga menjadi suntikan moral yang luar biasa. Melalui kehadiran KOKAM, PDPM, PDNA, dan Lazismu secara langsung ke Kotagede dan Gondomanan, diharapkan ikatan emosional antar kader semakin erat, dan semangat dakwah bermuhammadiyah di Kota Yogyakarta terus menyala dan menggembirakan!
Dipublikasikan oleh : Tim Media Lazismu Kota Yogyakarta melalui Jadiberkah.org
















