YOGYAKARTA – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Yogyakarta terus membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas. Upaya nyata ini terlihat saat 9 Amil dari Kantor Daerah dan Layanan Lazismu Kota Yogyakarta mengikuti agenda “Public Training: High Impact Leader & Manager (Batch 4)”.
Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Muhammadiyah menyelenggarakan pelatihan intensif ini selama dua hari, tepatnya pada 3–4 September 2026, bertempat di Grand Rohan Hotel Yogyakarta.
Wujudkan Pengelolaan Zakat Terbaik
Keikutsertaan kesembilan amil ini bukan sekadar rutinitas. Lazismu Kota Yogyakarta secara khusus mengutus para amilnya dengan tujuan utama untuk mendongkrak kapasitas sumber daya manusia (SDM). Mereka membawa misi untuk memastikan bahwa Lazismu Kota Yogyakarta selalu menghadirkan pelayanan terbaik, inovatif, dan terpercaya bagi para muzaki (donatur) dan mustahik (penerima manfaat).
Berbekal ilmu dari pelatihan ini, para amil siap menggerakkan kinerja tim ke level maksimal demi memperkuat tata kelola dana umat yang transparan dan tepat sasaran.
Dimentori Langsung oleh Pakar dan Praktisi Lintas Lembaga
Pusdiklat Muhammadiyah merancang pelatihan ini secara eksklusif untuk mencetak pemimpin masa depan yang kompeten. Para peserta menyerap ilmu langsung dari tokoh-tokoh utama Muhammadiyah serta deretan praktisi berpengalaman dari berbagai instansi.
Tokoh besar seperti Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah , Prof. Hilman Latief, M.A.,Ph.D. dan Direktur PusdiklatMu, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., hadir memberikan wawasan kepemimpinan berkemajuan. Selain itu, barisan fasilitator ahli seperti Ir. Mohamad Kurniawan, Dr. Ir. Novi Caroko, S.T., M.Eng., dan Ridwan, S.Ag., M.Si., CM., turut memandu sesi pembelajaran yang meramu teori aplikatif dan praktik langsung.
Membangun Ketahanan dan Kredibilitas Organisasi
Direktur PusdiklatMu, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., dalam sambutannya menekankan poin fundamental terkait kemajuan lembaga. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tangguh, kolaborasi melalui jejaring (networking), serta pengembangan fasilitas dan sumber daya yang memadai.
“Ketahanan dan kredibilitas menjadi kunci dalam menghadapi persaingan global, sementara pendidikan dan pelatihan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas organisasi,” tegas Dr. Sarjilah.
Senada dengan gagasan tersebut, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., juga membagikan pandangannya mengenai esensi ketahanan kepemimpinan. Ia menjelaskan bahwa pemimpin membangun ketahanan melalui perencanaan yang terarah, budaya organisasi yang kuat, sistem kerja yang jelas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
“Organisasi yang baik bukan sekadar aktif menjalankan kegiatan, tetapi mampu menghadirkan program yang terukur, berdampak, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Prof. Hilman.
Strategi Eksekusi untuk Dampak Nyata
Selama jalannya kegiatan, peserta melahap berbagai materi komprehensif. Kurikulum pelatihan mencakup pemahaman fondasi kepemimpinan, pembentukan tim berkinerja tinggi (high performance team), hingga kerangka sistematis dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan.
Ir. Mohamad Kurniawan selaku Lead Facilitator menyampaikan bahwa pelatihan ini menargetkan perubahan nyata dalam cara kerja para amil. Ia berharap pelatihan ini memampukan pemimpin dalam menetapkan visi yang jelas (Vision), membangun komunikasi dan mengembangkan SDM (People), melaksanakan strategi secara konsisten (Execution), serta menjaga keselarasan keputusan dan tindakan (Integrity) demi kemajuan dan keberhasilan organisasi.
Melalui kegiatan yang memadukan simulasi kepemimpinan, pembelajaran praktis, dan networking eksklusif ini, kesembilan Amil Lazismu Kota Yogyakarta bersiap membawa angin segar. Lazismu Kota Yogyakarta optimis dapat terus menaikkan standar kualitas pengelolaan zakat yang semakin profesional dan membawa kemaslahatan nyata, serta berkelanjutan bagi umat.
Kunjungi Laman Jadiberkah.org untuk informasi kebaikan lainnya.
Dipublikasi oleh Tim Media Komunikasi Lazismu Kota Yogyakarta
















